Bisnis

Info Seputar Bisnis dan Kerja

09/06/17

Cara Paling Ampuh agar Bisa Mencintai Pekerjaan dengan Sepenuh Hati

Cara Ampuh agar Bisa Mencintai Pekerjaan dengan Sepenuh Hati_Bekerja merupakan salah satu aktivitas hidup yang seharusnya menyenangkan, kenapa?, karena hampir semua orang tak bisa lepas darinya. Ya, semua orang membutuhkan pekerjaan, bahkan saat ia telah menjadi seorang yang kaya raya sekalipun. Lalu bagaimana  dengan seorang Raja?, bukankah ia tak perlu lagi bekerja dan hanya cukup bersenang-senang serta mendapatkan semua pelayanan istimewa?. Hal itu memang benar, tapi hanya dari satu sudut pandang saja. Bukankah pekerjaan seorang Raja adalah mengurus kerajaan dan rakyatnya yang merupakan tanggung jawab yang sangat besar?. Jadi, memang hampir tak ada orang yang bisa lepas dari pekerjaan sepenuhnya. Maka, pekerjaan yang dilakukan haruslah dilakukan dengan senang hati, dengan cinta. Ya cinta, cinta pekerjaan akan membuat waktu Anda bekerja menjadi tak terasa. Lalu bagaimana caranya agar Anda bisa mencintai pekerjaan dengan sepenuh hati?.
Cara Ampuh agar Bisa Mencintai Pekerjaan dengan Sepenuh Hati
Mungkin terkadang Anda menjadi malas bekerja atau ingin berhenti bekerja dari sebuah perusahaan atau tempat kerja karena Anda berjumpa dengan hal-hal yang tidak menyenangkan di tempat kerja Anda, misalnya Anda ditempatkan oleh atasan di bagian atau posisi yang tidak Anda sukai, Anda bertemu dengan teman kerja penjilat yang suka kasak-kusuk dan mencari muka di hadapan atasan, atau gagasan-gagasan cemerlang yang Anda sampaikan untuk memajukan perusahaan ternyata tak pernah dihargai sama sekali.

Nah, jika sudah demikian, yang ada di pikiran Anda hanyalah berhenti kerja atau mencari pekerjaan baru di tempat lain. Meskipun sebenarnya hal ini bukanlah satu-satunya solusi. Buktinya, banyak Anda temukan orang-orang yang suka gonta-ganti pekerjaan tak pernah menemukan tempat kerja idamannya.

Orang-orang yang melamar kerja ke sana ke mari, tak jua kunjung menemukan perusahaan yang ideal. Jadi, apa sebenarnya yang salah?, tempat Anda bekerja atau cara Anda menyikapi pekerjaan dan hal-hal yang ada di lingkungan tempat Anda bekerja?. Jawabannya sudah tentu, sikap Anda terhadap pekerjaanlah yang salah, di mana tak ada rasa cinta di sana, cinta terhadap pekerjaan yang bisa membuat seseorang mengabaikan segala sesuatunya dan memfokuskan diri pada cinta kerja.

Tiga ( 3 ) Cara Ampuh agar Bisa Mencintai Pekerjaan dengan Sepenuh Hati:

1. Ingat bahwa kerja adalah ibadah
Pekerjaan yang Anda lakukan setiap hari sesungguhnya merupakan bagian dari ibadah atau wujud rasa syukur Anda kepada Tuhan. Untuk itu Anda harus memilih pekerjaan yang diizinkan dalam agama  dan melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya.

Dengan mengingat bahwa bekerja adalah bagian dari ibadah kepada Tuhan, maka Anda akan lebih bisa bertanggung jawab dan berusaha menumbuhkan rasa cinta kepada pekerjaan meskipun pekerjaan itu bukanlah pekerjaan ideal menurut Anda, namun itulah pekerjaan Anda yang ideal menurut Tuhan.

2. Ingat tujuan awal Anda bekerja
Pada saat Anda belum memiliki sebuah pekerjaan, Anda melakukan segala upaya untuk mendapatkan pekerjaan, baik dengan melamar kerja ke berbagai perusahaan, melobi teman yang mungkin bisa membantu dan lain-lain.

Begitu juga dengan kualitas ibadah Anda kepada Tuhan jadi meningkat, doa-doa Anda panjatkan karena Anda ingin agar Tuhan mendengar dan memberikan jalan untuk Anda mendapatkan pekerjaan.

Sebuah pekerjaan yang dengannya Anda bisa memberikan nafkah untuk anak dan istri Anda, bisa meringankan beban orangtua Anda dengan Anda bisa mencari uang sendiri, bisa memberikan sesuatu untuk adik dan keponakan di hari ulang tahunnya dari jerih dan payah Anda sendiri. Ya itulah awal dan beberapa tujuan Anda untuk bekerja.

Tapi pada saat Anda telah mendapatkan pekerjaan tersebut, Anda kemudian menjadi banyak mengeluh dan cenderung malas bekerja. Anda lupa akan susahnya mencari pekerjaan dan apa tujuan awal Anda bekerja. Anda menjadi lebih disibukkan oleh ego Anda tentang teman kerja yang tak menyenangkan, atasan yang cerewet, gagasan yang tak dihargai dan lain-lain. Anda benar-benar dibuat lupa oleh ego Anda sendiri.

Namun, jika Anda bisa selalu ingat tujuan awal Anda bekerja, maka apapun yang Anda alami di pekerjaan, Anda akan meresapinya sebagai "bumbu dan warna" pekerjaan. Anda akan mencari seribu satu alasan untuk mencintai pekerjaan Anda bagaimanapun kondisi pekerjaannya. Selama tujuan awal terpenuhi, maka tak jadi soal apakah ada teman kerja yang menyebalkan, jam kerja yang panjang, gaji yang minim, dan lain-lain.

3. Ingat bahwa tak ada pekerjaan yang sempurna
Saat Anda sudah merasa tak tahan dengan pekerjaan yang dirasa membosankan dan lingkungan kerja yang tak mendukung, Anda kemudian memutuskan untuk mengajukan pengunduran diri.

Setelah Anda keluar dari pekerjaan Anda di perusahaan yang lama, Anda kemudian mencari pekerjaan baru dengan harapan hal-hal "buruk dan mengecewakan" yang Anda temukan di tempat kerja yang dulu tak akan Anda jumpai di tempat kerja yang baru.

Anda berharap tempat kerja Anda yang baru diisi oleh orang-orang yang menyenangkan, gaji yang memuaskan, atasan yang peduli terhadap bawahan dan lain-lain yang serba indah dan sempurna.

Namun nyatanya, setelah Anda mendapatkan pekerjaan baru, ada saja hal yang kurang ideal menurut Anda, mulai dari aturan shift kerja, aturan mutasi karyawan dan lain-lain yang membuat Anda kembali berpikir untuk mencari pekerjaan baru yang lain.

Anda terbuai oleh angan dan lupa bahwa sejatinya tak ada yang sempurna di dunia ini, termasuk dalam hal pekerjaan.

Ya, tak ada pekerjaan yang sempurna dan lingkungan kerja yang sempurna. Semua penuh kekurangan dan celah, yang dimana dari situlah dinamika, pasang surut dan kesempatan-kesempatan tercipta, membuka peluang bagi Anda untuk belajar lebih banyak. Jadi sekali lagi, Anda harus merubah sikap dan cara pandang Anda terhadap pekerjaan Anda.

Anda harus ingat bahwa tak ada pekerjaan yang sempurna, begitu juga tak ada teman-teman kerja yang sempurna. Ada banyak karyawan teman Anda yang mungkin suatu kali akan khilaf untuk membicarakan keburukan-keburukan Anda, ada kalanya ide atau gagasan Anda tak semuanya bisa diterima oleh manajemen perusahaan, tak selamanya juga pekerjaan Anda tak menemui hambatan ; tak ada yang sempurna.

Dengan Anda ingat dan memahami bahwa tak ada pekerjaan yang sempurna, maka Anda akan lebih bisa menerima, Anda akan lebih bisa bersabar saat keadaan tak sesuai dengan keinginan Anda, dan hal paling penting adalah Anda akan dapat menanamkan benih-benih cinta kepada pekerjaan Anda. Cinta kepada pekerjaan dengan sepenuh hati Anda.

Demikian beberapa tips agar Anda bisa mencintai pekerjaan Anda dengan sepenuh hati. Semoga bermanfaat.

0 Komentar Cara Paling Ampuh agar Bisa Mencintai Pekerjaan dengan Sepenuh Hati

Posting Komentar

Back To Top