Bisnis

Info Seputar Bisnis dan Kerja

24/04/17

Prospek Bisnis Menanam Jagung

Prospek Bisnis Menanam Jagung_Profesi petani di Indonesia memang saat ini selalu diidentikkan dengan masyarakat kelas bawah, atau masyarakat desa yang ekonominya pas-pasan, padahal anggapan tersebut salah, ya karena kondisi alam negeri ini yang subur loh jinawi, para petani dapat hidup makmur, sebab apapun yang di tanam bisa menghasilkan panen yang melimpah dan meguntungkan, asalkan dilakukan dan ditekuni dengan benar. Faktanya banyak para petani yang bisa sukses dari hasil usahanya. Dan jika Anda tertarik ingin mengikuti jejak para petani sukses, maka tak ada salahnya jika Anda mempertimbangkan budidaya jagung.
Prospek Bisnis Menanam Jagung
Selain perawatannya yang tidak begitu susah, jagung merupakan salah satu komoditas pokok yang sangat dibutuhkan selain padi? Yang kabarnya tingkat kebutuhan jagung nasional mencapai 22 juta ton pertahun.

A. Prospek Pasar Komoditas Jagung
Selain sebagai bahan pangan pokok bagi sebagian masyarakat Indonesia misalnya di Madura, jagung juga sangat dibutuhkan dalam dunia industri. Anda pasti juga tak akan bisa menikmati berbagai produk olahan seperti snack, popcorn, atau sereal jika jagung tidak dibudidayakan. Industri lain yang berbahan dasar jagung adalah pakan ternak dengan komposisi lebih dari 50%. Bayangkan saja, apa jadinya perusahaan raksasa di bidang pakan ternak seperti Pokphand jika tidak didukung suplai jagung yang memadai?

Kita tahu bahwa industri di Indonesia semakin maju. Seiring dengan perkembangan tersebut, angka kebutuhan jagung nasional pun akan terus meningkat. Ini adalah pertAnda baik bagi Anda yang akan terjun dalam bisnis budidaya jagung.

B. Keunggulan/Keuntungan Menanam Jagung
Mengapa bisnis budidaya jagung begitu menjanjikan? Ternyata selain angka kebutuhan nasional yang terus naik, bertanam jagung juga lebih mudah daripada padi. Ada beberapa keunggulan budidaya jagung seperti:

1. Teknik dan Cara Budidaya Lebih Mudah
Jagung adalah salah satu jenis tanaman palawija yang tidak banyak membutuhkan air. Biasanya petani di Indonesia menanam jagung di sela-sela musim tanam padi. Dalam 1 tahun, petani akan menanam padi 2 kali dan jagung 1 kali.

Teknik dan cara budidaya jagung juga relatif mudah. Teknik rekayasa lahan untuk menanam jagung tidak terlalu susah seperti tanaman kentang, wortel, kubis, dan lainnya. Jagung juga dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah. Biaya perawatan selama masa tanam juga tidak terlalu besar.

Jagung dapat ditanam di dataran rendah maupun tinggi. Struktur tanah yang baik untuk menanam jagung bertekstur gmbur, subur, serta kaya humus. Curah hujan ideal yang dibutuhkan oleh jagung sekitar 85-200 mm/bulan. Suhu optimal untuk menanam jagung sekitar 23oC – 30o C. Kandungan pH tanah harus berkisar antara 5,6 hingga 7,5. Kemiringan tanah yang diperlukan maksimal hingga 8% dengan ketinggian antara 500-600 m dpl.

2. Batang Jagung Digunakan Sebagai Pupuk Organik dan Pakan Ternak
Bukan hanya biji jagung yang bermanfaat. Ternyata batang dan daun jagung juga dapat digunakan sebagai pupuk organik. Setelah jagung dipanen, maka batang dan daun jagung dapat diolah menjadi pupuk yang dapat menyuburkan tanaman jagung selanjutnya. Selain itu, daun jagung juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak seperti sapi dan kambing.

3. Tangkai Buah (Bonggol) Jagung Bermanfaat Sebagai Bahan Bakar
Jagung yang disetorkan ke pengepul biasanya sudah berbentuk bijian tanpa bonggol (tangkai buah). Para petani kemudian memiliki bagian sisa yang tidak dapat dijual ke pengepul yaitu bonggol jagung tersebut. Namun jangan salah, bagian bonggol ini masih memiliki manfaat sebagai bahan bakar pengganti kayu.

4. Jagung Menjanjikan Keuntungan yang Tinggi
Jagung semakin dibutuhkan oleh dunia industri. Selain itu, pangsa pasar untuk kalangan masyarakat biasa juga masih terbuka lebar. Pastikan Anda memilih varian jenis jagung yang tepat untuk Anda kembangkan. Apakah Anda memilih menanam jagung manis, baby corn, atau jagung muda untuk pangsa pasar kuliner, atau Anda akan menanam jagung untuk industri pangan dan pakan ternak.

Kedua pilihan tersebut menjanjikan keuntungan masing-masing. Cobalah cermati pangsa pasar apa yang paling menjanjikan di daerah Anda. Cermati pula kondisi lahan yang akan Anda gunakan untuk budidaya jagung.

C. Cara Menanam Jagung
Berbagai kemudahan dan keuntungan menanam jagung di atas pastinya lebih meyakinkan Anda untuk mulai terjun ke dalam usaha ini. Sebelum Anda mulai menanam jagung, alangkah baiknya jika Anda mengetahui cara bercocok tanam yang tepat. Sehingga Anda tidak akan mengalami kerugian saat sudah terjun ke dalam bisnis menanam jagung ini.

Persiapan dan langkah-langkah menanam jagung:

1. Siapkan Lahan
Walaupun jagung relatif membutuhkan lahan yang mudah, namun Anda harus tetap memperhatikan faktor ini. Upayakan untuk membajak lahan yang akan Anda gunakan untuk menanam jagung. Tujuannya untuk menggemburkan dan agar unsur hara yang ada di lapisan tanah bawah naik ke atas. Saat jagung ditanam maka akan mendapatkan unsur hara yang cukup.

Jagung tidak membutuhkan banyak air, sehingga Anda harus membuat gundukan memanjang sebagai tempat menanam benih. Pastikan Anda juga membuat saluran air kecil memanjang untuk melancarkan drainase, sehingga jagung tidak akan membusuk karena terlalu banyak air.

2. Siapkan Benih
Faktor yang sama pentingnya dengan persiapan lahan adalah benih. Benih yang bagus akan menghasilkan kualitas bagus dan hasil panen yang melimpah. Saat ini sudah banyak benih jagung yang tersedia di pasaran. Pastikan untuk memilih jenis benih yang sesuai dengan target pasar Anda. Untuk target pasar industri pakan ternak, benih yang paling umum digunakan saat ini adalah jenis jagung bisi-2.

3. Pupuk
Pupuk berguna untuk membantu proses pertumbuhan tanaman jagung Anda. Pastukan untuk menggunakan jenis pupuk yang tepat. Anda dapat menggunakan pupuk kimia dan organik. Untuk keperluan penanaman 1 hektar jagung, Anda dapat menggunakan takaran pupuk:
  • 2 ton pupuk organik saat penanaman.
  • 150 kg SP36 saat penanaman.
  • 75 kg KCl saat penanaman.
  • 300 kg urea yang diberikan saat tanaman jagung berusia 18 hari dan 35 hari.
4. Obat Anti Hama
Hama adalah musuh utama dunia pertanian. Tanaman jagung dapat diserang oleh hama ulat, belalang, bahkan juga tikus. Hama-hama ini dapat memakan daun atau buah jagung, sehingga mengganggu pertumbuhan. Gunakanlah obat hama yang tepat sesuai dengan jenis hama yang muncul.

5. Panen
Panen Jagung
Kapan waktu panen ditentukan oleh keperluan jagung tersebut. Untuk tujuan pasar industri maka jagung dibiarkan menua hingga daun dan batangnya mengering. Sedangkan untuk keperluan kuliner, jagung akan dipanen saat masih muda dan segar.

6. Penggilingan
Bagi Anda yang menanam jagung untuk tujuan industri pangan dan pakan ternak, maka setelah panen Anda masih harus menjemur jagung glondongan hingga kering. Baru kemudian setelah kering Anda dapat menggilingnya dengan bantuan mesin penggiling jagung. setelah semua proses dilalui, maka Anda sudah memiliki komoditas jagung yang siap jual.

Demikian tentang prospek bisnis menanam jagung yang bisa kami sampaikan. Dengan menekuni bisnis menanam jagung ini, sangat mungkin, Anda akan memperoleh keuntungan yang menggiurkan serta sebutan petani sukses pun dapat Anda raih.

0 Komentar Prospek Bisnis Menanam Jagung

Posting Komentar

Back To Top